Manfaat Buah Lemon

Banyak orang yang membenci buah lemon karena keasamannya, eitss tapi jangan salah banyak juga yang menyukai buah ini karena kesegaran dan aromanya. Saya sendiri sangat menyukai buah ini karena keasamannya.

Well banyak manfaat yang dihasilkan oleh buah ini, karena buah ini mengandung 29 kalori per 100 g, salah satu yang terendah di antara kelompok jeruk.

Lemon tidak mengandung lemak jenuh atau kolesterol, namun kaya akan serat makanan (7,36% dari RDA). Lemon adalah salah satu buah yang sangat rendah glikemik.

Rasa asam adalah karena asam sitrat. Kadar asam sitrat lemon mencapai 8% dalam jus. Lemon, seperti buah jeruk lainnya, merupakan sumber yang sangat baik dari asam askorbat (menyediakan sekitar 88% dari DRI). Asam askorbat atau vitamin C adalah anti-oksidan alami yang dapat larut dalam air. Vitamin ini membantu dalam mencegah penyakit kudis. Selain itu, konsumsi makanan kaya vitamin C membantu tubuh manusia mengembangkan resistensi terhadap agen infeksi dan menyaring pro-inflamasi radikal bebas dari darah.

Lemon, seperti jeruk, mengandung berbagai phytochemical. Hesperetin, naringin, dan naringenin adalah flavonoid glikosida biasanya ditemukan dalam buah jeruk. Naringenin ditemukan memiliki efek bio-aktif terhadap kesehatan manusia sebagai antioksidan, penyaring radikal bebas, anti-inflamasi, dan modulator sistem kekebalan tubuh. Zat ini juga telah terbukti mengurangi cedera oksidan pada DNA dalam studi sel-sel in-vitro.

Lemon juga mengandung sejumlah kecil vitamin A, dan beberapa anti-oksidan flavonoid lainnya seperti α, dan ß-karoten, beta-cryptoxanthin, zea-xanthin dan lutein. Senyawa ini diketahui memiliki sifat antioksidan. Vitamin A juga dibutuhkan untuk menjaga selaput lendir dan kulit sehat dan juga penting untuk penglihatan. Konsumsi buah-buahan alami yang kaya akan flavonoid membantu melindungi tubuh dari kanker paru-paru dan kanker rongga mulut.

Jumlah nilai ORAC, yang mengukur kekuatan anti-oksidan dari 100 g jus lemon segar adalah 1.225 umol TE.

Buah ini juga merupakan sumber vitamin B kompleks seperti asam pantotenat, pyridoxine, dan folates. Vitamin ini sangat penting dalam arti bahwa tubuh membutuhkan mereka dari sumber eksternal untuk mengisi tubuh.

Jeruk lemon juga mengandung sejumlah mineral sehat seperti besi, tembaga, kalium, dan kalsium. Kalium merupakan komponen penting dari sel dan cairan tubuh membantu mengontrol detak jantung dan tekanan darah.

Buah jeruk lemon telah lama dihargai karena sifat mereka yang sehat bergizi dan antioksidan. Hal ini ditetapkan secara ilmiah bahwa buah jeruk, terutama lemon dan jeruk, berdasarkan kekayaan mereka dalam vitamin dan mineral, memiliki banyak manfaat kesehatan yang telah terbukti. Selain itu, kini mulai dihargai bahwa unsur biologis aktif lainnya, senyawa non-nutrisi yang ditemukan dalam buah jeruk seperti antioksidan phyto-kimia, dan serat makanan larut serta tidak larut yang membantu dalam pengurangan risiko kanker, penyakit kronis lainnya seperti arthritis, obesitas dan penyakit jantung koroner.

Comments

Popular posts from this blog

Ayo Sinau Boso Jowo! Let's Learn Javanese!

HUJAN

Analysis Jakarta Fair