Vegetarian
Kalian pasti tidak asing bukan dengan istilah vegetarian?
Ya, istilah tersebut untuk sebutan bagi orang yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan, tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari makhluk hidup seperti daging dan unggas, namun masih mungkin mengonsumsi makanan laut seperti ikan, atau produk olahan hewan seperti telur, keju, atau susu.
Definisi asli dari 'vegetarian' adalah dengan atau tanpa telur dan hasil ternak perah, dan definisi ini masih digunakan oleh Vegetarian Society hingga sekarang. Bagaimanapun juga, kebanyakan nabatiwan di India tidak memasukkan telur ke dalam diet mereka, seperti juga mereka dari tanah Mediterania klasik, sebagai contoh Pythagoras
.
Di Indonesia secara tradisional suku bangsa pelaut seperti Suku Bajau tidak terlalu banyak mengonsumsi daging dan gemar mengonsumsi makanan laut dalam menu mereka sehingga dapat dikatakan menjalankan diet semi vegetarian.
Vegetarian juga dibagi-bagi menjadi beberapa jenis yaitu:
Semi-Vegetarian
Semi-Vegetarian, di samping makan makanan dengan bahan nabati. Kelompok ini juga mau makan ikan, daging, susu, dan telur. Jenis nabatiwan ini adalah kelompok yang paling rendah.
Lacto-ovo-vegetarian, selain makan yang terbuat dari bahan nabati juga dimakan, susu dan telur juga dimakan.
Lacto-vegetarian, meski selain bahan nabati yang dimakan tetapi hanya susu yang dimakan dan makanan yang terbuat dari telur tidak dimakan.
Ovovegetarian, kelompok nabatiwan ini merupakan kebalikan dari Lacto-vegetarian.
Pesco-vegetarian
Pesco-vegetarian, tidak makan daging, tapi mau makan ikan, susu, dan telur
Vegan
Vegan merupakan kelompok nabatiwan yang paling ketat. Mereka hanya mau bahan makanan dari nabati saja dan sama sekali tidak memakan hewan laut atau produk olahan hewani. Bahkan madu dari lebah
pun dihindari. Saking ketatnya, para vegan juga menentang penggunaan
produk non-makanan yang berasal dari hewan, seperti pakaian dan sepatu,
dan produk yang diujicobakan pada hewan seperti beberapa jenis kosmetik
dan obat-obatan..
Tak banyak orang yang ingin menjadi vegetarian karena di Indonesia sendiri pun memiliki berbagai macam makanan bahkan di kenal dengan surganya makanan. Bukan hanya kita tidak bisa memakan makanan selain sayuran tetapi kita juga harus menahan diri untuk tidak tergiur dengan kelezatan berbagai makanan yang ada. Apalagi kita hidup hanya sekali, tidak mencoba berbagai kelezatan makanan yang ada adalah sebuah hal yang sangat disayangkan. Sangat sulit bukan? Tetapi tahukah anda bahwa menjadi vegetarian memilki banyak manfaat
1. Terhindar dari Penyakit
Menurut penelitian di Amerika, para nabatiwan lebih sehat, panjang umur, bahkan awet muda. Mereka juga terhindar dari penyakit jantung. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa serat
dalam sayur dan buah amat berguna bagi kesehatan yang mengakibatkan
populernya vegetarianisme di dunia. Diet vegetarian telah menunjukkan
efek menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi, dan mencegah
terjadinya hipertensi pada orang normal. Penelitian juga menunjukkan
wanita vegetarian yang telah memasuki menopause akan berkurang resiko
penyakit jantung, kanker endometrium dan kanker payudara dibanding
wanita dengan diet normal.
2. Memperpanjang usia
Meskipun tidak semua vegetarian sehat, rata-rata menahan diri dari makan daging telah dikaitkan dengan hidup lebih lama. Dengan sebuah penelitian terbaru mengklaim orang yang vegetarian 12 persen hidup lebih lama daripada orang yang memakan daging.
3. Seks yang lebih baik
Apakah seorang vegetarian memiliki seks yang lebih baik masih diperdebatkan. Tapi, telah diketahui makan daging merah dapat menyebabkan penurunan libido dan aliran darah, yang dapat berkontribusi terhadap disfungsi ereksi. Sementara itu kualitas sperma seseorang vegetarian juga diketahui lebih baik.
4. Kulit Lebih Sehat
Mengonsumi sayuran yang mengandung banyak mineral bisa mempercantik dan menyehatkan kulit. Hal ini disebabkan karena kandungan mineral serta antioksidan dapat melancarkan sirkulasi darah dan menjaga pigmen kulit.
5. Menjaga Berat Badan
Sebuah studi yang dilakukan di Oxford University menemukan bahwa 38.000 dewasa pemakan daging-dagingan lebih tinggi indeks massa tubuhnya daripada mereka yang vegetarian. Selain itu, risiko kenaikan berat badan seorang vegetarian tercatat lebih rendah sejauh 5 tahun penelitian. Penyebabnya, makanan nabati lebih banyak mengandung antioksidan dan serat. Kedua unsur tersebut dipercaya bisa menurunkan berat badan dan meningkatkan pembakaran kalori dalam tubuh.
6. Menghemat Uang
Daging hewan memliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan harga sayur-sayuran. Sebagai vegetarian anda akan menghindari untuk membeli daging hewan. Dengan hal itu anda akan lebih menghemat pengeluaran.
7. Mengurangi pemanasan global
vegetarian juga dapat mengurangi pemanasan global yang ada di muka bumi ini. Industri peternakan menjadi salah satu penyebab pemanasan global di bumi dan juga menyumbang polusi yang cukup banyak, khususnya polusi udara. Selain pemanasan global dan polusi yang dihasilkan dalam industri, polusi juga dihasilkan dari proses pembuatan makanan bagi hewan.
Begitu banyak manfaat menjadi vegetarian, jadi apakah anda berminat menjadi vegetarian? Jenis apakah anda?
Comments
Post a Comment